Achmadhafiedz’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Hubungan Kesejahteraan dan Teknologi Kedokteran Nuklir

kesejahteraan umum memiliki unsur-unsur yang saling mendukung. Perubahan yang dialami oleh unsur tersebut dapat memperngaruhi kesejahteraan umum secara keseluruhan. Makin tinggi tingkat pemenuhan unsur tersebut, makin tinggi pula tingkat kesejahteraan umum.

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor: 23 TAHUN 1992 (23/1992), salah satu unsur kesejahteraan adalah derajat kesehatan, sehingga salah satu cara meningkatkan kesejahteraan umum dapat ditempuh melalui peningkatan derajat kesehatan. Peningkatan derajat kesehatan dapat dilakukan melalui upaya-upaya Bkesehatan, termasuk upaya kesehatan kuratif. Upaya kesehatan kuratif, merupakan upaya kesehatan yang dilakukan ketika masyarakat telah terjangkit penyakit, melalui proses penyembuhan penyakit, baik menggunakan obat-obatan ataupun tindakan medis lainnya. Upaya kesehatan kuratif dipengaruhi juga oleh beberapa faktor, salah satunya adalah penegakkan diagnosis penyakit secara dini dan tepat. Semakin dini diagnosis ditegakkan, semakin tinggi tingkat keberhasilan suatu pengobatan.

Dalam perkembangan teknologi nuklir, para ilmuan telah menemukan manfaat yang dapat berpengaruh pada beberapa aspek kehidupan, salah satunya di bidang kedokteran, yaitu dengan memanfaatkan radioisotop (radionuklida) dan senyawa bertanda (radiofarmaka). Pemanfaatan radionuklida dalam bidang kedokteran dapat digunakan untuk diagnostik in-vivo, in-vitro dan terapi. Dalam pelayanan diagnostik in-vivo, penderita akan mendapat radiofarmaka, yaitu gabungan antara radionuklida dengan bahan farmaka lain yang diberikan melalui suntikan atau melalui mulut (per-oral). Melalui teknik ini fisiologi dan patofisiologi organ atau sistem dalam tubuh dapat dievaluasi.

Ketika penyakit menyerang tubuh, tubuh akan melakukan reaksi perlawanan, sehingga akan terjadi reaksi di dalam tubuh berupa perubahan fungsi-fungsi tubuh, yang disebut sebagai perubahan fisiologis. Perubahan fisiologis dapat terjadi ketika penyakit menyerang tubuh manusia yang merupakan fase awal perkembangan penyakit dalam tubuh manusia. Ketika tubuh tidak mampu melakukan perlawanan terhadap penyakit, maka munculah perubahan-perubahan anatomis pada stadium lebih lanjut. Namun pada stadium ini, biasanya kondisi tubuh berada dalam keadaan yang lebih parah dan pengobatan tidak akan seoptimal yang diharapkan.
Dengan menggunakan teknologi kedokteran nuklir yang berbasis pada pendeteksian perubahan fisiologis dan patofisiologis organ atau sistem tubuh, perubahan fisiologis yang ditimbulkan oleh penyakit dapat terdeteksi, sehingga diagnosis dapat ditegakkan pada fase awal perkembangan penyakit. Hal ini akan meningkatkan tingkat keberhasilan pengobatan karena pengobatan dilakukan pada stadium lebih dini dan ketika kerusakan tubuh masih dalam tahap yang rendah.

Dengan demikian, penggunaan teknologi kedokteran nuklir dalam diagnosis dini penyakit, akan meningkatkan keberhasilan upaya kesehatan kuratif, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sehingga produktifitas sosial dan ekonomi akan meningkat. Hal ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

February 10, 2009 - Posted by | Uncategorized

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: